Peran Internet pada Bisnis Property dan Real Estate
Salah satu industri yang sangat terpengaruh oleh perkembangan teknologi internet adalah bidang properti dan real estate. Ibarat pedang bermata ganda, internet membawa ancaman dan juga harapan.
Ancaman yang timbul pada bisnis properti dan real estate adalah manakala banyak usaha ritel yang mengalihkan platform usahanya menjadi berbasis online. Sebagai contoh adalah Amazon(dot)com. Bila kita amati Amazon(dot)com mempunyai 30 departemen dengan lebih dari 60 kategori produk dan lebih dari 500.000 (lima ratus ribu) item barang. Mulai buku, musik film dan game, barang elektronik, komputer dan softwear hingga perangkat keras (peralatan rumah tangga dan mesin-mesin). Dengan paradigma lama, untuk menjual lebih dari 500.000 (lima ratus ribu) item produk berapa luas tanah dan berapa besarnya bangunan yang dibutuhkan ? Juga berapa besar biaya yang harus dialokasikan ?. Belum lagi bila berpikir pengembangan, berapa negara dan kota yang harus dijangkau. Dengan sistem online Amazon(dot)com dapat melayani permintaan barang dari seluruh dunia tanpa harus membangun toko, kantor dan gudang di setiap kota di seluruh negara di dunia. Jelas bisnis online akan mengurangi permintaan akan produk properti dan real estate secara signifikan. Bisnis retail secara online bisa dilakukan di rumah sendiri tanpa harus membuka toko di mall atau di pusat keramaian kota. Maka Mulai sekarang para pengusaha properti dan real estate hendaknya mulai mengkalkulasi ulang pengembangan bisnisnya menanggapi permintaan akan ruang usaha di masa mendatang.
Disisi lain, perkembangan teknologi internet telah memberikan efisiensi yang luar biasa terhadap dunia bisnis. Tidak terkecuali bidang property dan real estate. Tony Isbell, CEO perusahaan broker properti RealtyBid di Alabama, AS, telah melaporkan dalam situsnya RealtyBid(dot)com bahwa perusahaannya telah melakukan transaksi properti berupa sebuah rumah berlokasi di United States dengan seorang serdadu yang sedang menjalankan tugas di Iraq. Proses penawaran dilakukan lewat laptop milik kesatuannya. Jelas bahwa penjualan dengan pendekatan online melalui internet telah memperluas jangkauan dan pangsa pasar properti. Deal suatu transaksi tidak harus dilakukan dengan hadir secara fisik.
Dengan metode lama, untuk menawarkan produk properti atau real estate perusahaan properti harus mencetak brosur sebanyak mungkin kemudian mengirim lewat pos atau setidaknya memfaxkan ke setiap alamat di seluruh kota. Namun saat ini mereka dapat menawarkan ratusan bahkan ribuan jumlah produk properti kepada jutaan orang di seluruh Indonesia melalui internet via email atau website dan blog, tanpa menggunakan brosur selembarpun. Begitu pula seorang calon konsumen potensial dari luar kota atau bahkan luar pulau tidak perlu datang langsung ke kantor pemasaran hanya untuk mendapatakan informasi suatu produk properti, real estate atau perumahan. Cukup buka laptop browsing tanpa harus meninggalkan meja kerjanya.
Internet memang bukan segala-galanya dalam menyelesaikan masalah namun efek efisiensinya telah memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia bisnis dan bagi kehidupan manusia secara keseluruhan. Dalam segala bidang, teknologi internet telah mempercepat dan mempermudah proses transaksi, otomatisasi dan akurasi analisa data, memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai pelayanan.
Kenapa anda tidak segera beralih ke internet ?
2 Komentar pada “Peran Internet pada Bisnis Property dan Real Estate”
Nice info…
Mohon ijin untuk mengikuti info2 selanjutnya…kami juga bergerak di bidang periklanan online, khususnya iklan property. Salam sukses
Khaerul Ikhwan, SE
Dengan senang hati mas Khaerul. Semoga kita bisa menjadi partner yang saling mendukung
Tinggalkan Komentar Anda di Sini