Membangun “Brand Awareness” Untuk Sukses Marketing
Menjaring Lead, Langkah awal dalam Pemasaran Perumahan, Real Estate dan Property
Di dunia bisnis, menjaring lead atau prospect adalah langkah pertama dan paling utama dalam marketing suatu produk. Tidak terkecuali bisnis properti dan real estate atau perumahan. Lead bisa diartikan sebagai daftar nama prospek, daftar pengunjung atau dalam internet bisa berarti besarnya traffic . Semakin banyak lead yang kita miliki semakin banyak peluang kita untuk mendapatkan pembeli. Lead bisa kita dapatkan dari mencatat nama pengunjung dalam stan pameran atau dari telpon yang masuk ke kantor manakala kita memasang iklan di media massa. Menjaring leads yang paling mudah dan efektif sebenarnya bisa dilakukan melalui internet. Sebab internet memiliki jangkauan tak terbatas, dan dapat diakses 24 jam setiap hari sepanjang tahun dari seluruh kota di Indonesia maupun mancanegara. Tentu saja bahwa site kita harus benar-benar teroptimasi dengan baik.
Seluruh kegiatan promosi yang kita lakukan tersebut pada dasarnya tujuan pertamanya adalah mengumpulkan lead. Dalam bisnis property dan real estate, akan stres jadinya apabila kita berharap hasil instan berupa closing penjualan dari berbagai kegiatan marketing yang kita lakukan. Sehabis melaksanakan promosi bisa jadi seorang calon pembeli rumah atau properti, melakukan closing pembelian pada bulan berikutnya bahkan mungkin setahun kemudian. Seorang konsumen dalam menjatuhkan pilihannya untuk membeli rumah perlu banyak pertimbangan dan proses yang mungkin sangat panjang.
3 Langkah Membangun “Brand Awareness”
Justru tugas paling berat seorang marketer properti adalah bagaimana merubah lead yang telah kita kumpulkan menjadi pelanggan setia. Lalu bagaimana caranya ? Jawaban utama adalah membangun hubungan yang kuat dan langgeng dengan para prospek dalam daftar nama kita tersebut. Ini dimaksudkan agar mereka terus mengingat, memperhatikan dan mau mereferensikan kepada teman dan sanak familinya.
Cara Pertama yang paling efektif untuk ini adalah terus-menerus melakukan kontak / komunikasi dengan mereka melalui telpon atau email bila ada.
Kedua, jadikan prospek anda sebagai teman dekat. Ini bisa dilakukan dengan cara mngenal mereka secara pribadi, keluarga, hobi / interes, pekerjaan dan lain sebagainya. Membicarakan hobi atau pekerjaan yang sama akan menambah kedekataan emosional.
Ketiga, apabila memungkinkan dalam momen tertentu, seperti saat Lebaran, Natal atau Tahun Baru, ada baiknya kita memberikan cinderamata atau hadiah sederhana seperti kalender, buku diary, balpoin, atau mug yang bertuliskan nama dan logo produk kita. Dengan demikian nama-nama prospek yang telah kita kumpulkan secara susah payah dengan biaya yang besar tersebut tidak lepas begitu saja, tanpa ada tindak lanjut apapun.
Kalau toh mereka tidak jadi membeli produk kita karena suatu hal maka mereka dengan senang hati akan merekomendasikan produk kita kepada teman-teman, saudara dan kerabat mereka karena kita telah memiliki hubungan emosional yang kuat dan bersifat pribadi. Ini artinya kita telah berhasil membangun “brand awarnes” yang merupakan modal berharga untuk suksesnya pemasaran produk perumahan, real estate dan properti di kemudian hari.
2 Komentar pada “Membangun “Brand Awareness” Untuk Sukses Marketing”
Good! Mhn masukan ttg kiat/strategi pemasaran sebuah perumahan yang baik.
mohon cara cepat closing,properti saya sangat bgus di kuta ,prospek dn menguntungkan
Tinggalkan Komentar Anda di Sini