Lontong Balap, Satu Keunikan Surabaya
Pada posting ini Best Surabaya Property Bulletin mulai menampilkan kategori khusus “REK AYO REK”. Menyadari perkembangan fisik kota Surabaya yang luar biasa dalam dasawarsa terakhir dimana banyak perumahan, properti dan real estat dikembangkan. Bangunan-bangunan raksasa seperti mall, plasa, hotel dan apartemen bermunculan. Namun semua itu tidak cukup memberikan identitas yang unik bagi kota terbesar kedua di Indonesia ini. Semua bangunan dan properti yang berkembang pesat tersebut bersifat homogen sama rata di hampir semua kota besar di Indoneaia.
Mengutip sair lagu “Rek ayo rek mlaku-mlaku nang Tunjungan . . .”, semua kata dalam sair tersebut bersifat khas Surabaya yang dinyanyikan oleh penyanyi legendaris asal Surabaya pula, Mus Mulyadi. Kategori ini diharapkan berisi artikel yang mengungkapkan aneka keunikan kota Surabaya. Mulai tempat, obyek, budaya, kesenian, makanan dan tokoh, yang benar-benar khas dan melegenda. Tujuannya, bagi orang yang baru tinggal di Surabaya atau generasi muda Surabaya agar lebih mengenali kota pahlawan ini secara lebih mendalam. Bagi anda warga asli Surabaya, kelahiran Surabaya atau setidaknya pernah tinggal di kota ini dan sekarang sedang tinggal di luar daerah akan dapat bernostalgia kembali sebagai obat rindu akan tanah asalnya, Surabaya tercinta.
Lalu apa sajakah keunikan kota Surabaya itu ?
Salah satu jawabannya adalah LONTONG BALAP.
Lontong Balap adalah salah satu makanan khas kota Surabaya yang tidak didapatkan di daerah lain. Lontong balap merupakan campuran bahan makanan khas; lontong, sayur kecambah/taoge dengan “ikan” tahu goreng dan lento. Dengan taburan brambang goreng, daun brambang dan sambal petis yang pedas menambah mantap dan lezat rasa lontong balap. Pendamping makanan ini adalah sate kerang dan minuman es degan.

Pasangan serasi, lontong balap, sate kerang dan es degan
Walaupan ada sair lagu “semanggi Suroboyo, lontong balap Wonokromo …..”, namun penjual lontong balap yang masih eksis sampai sekarang ada di Jalan Kranggan. Tepatnya di depan ex-gedung bioskop Garuda. Karenanya ia sering disebut dengan Lontong Balap Garuda. Jalan Kranggan ini menghubungkan beberapa jalan protokol di pusat kota yaitu sebelah utara Jl. Blauran, Jl. Bubutan dan Jl. Praban dengan sebelah selatan yaitu Jl. Arjuno, Jl. Semarang dan Jl. Kali Butuh atau lebih dikenal dengan Pasar Tembok.
Di lokasi ini ada 5 pasang penjual lontong balap dan es degan berderet-deret.

Tampak deretan warung lontong balap dan es degan di Jl. Kranggan Surabaya. Lontong Balap Garuda.
Di antara gempuran makanan budaya barat seperti fried chicken, pizza dan makanan olahan lainnya, terbukti lontong balap Garuda tetap bisa bertahan sampai sekarang. Ini menunjukkan bahwa lontong balap merupakan salah satu aset budaya kuliner masyarakat Surabaya dan Jawa Timur yang melekat erat, mendarah daging, mbalung sumsum tidak tergoyahkan oleh perubahan jaman.

Tampak penjual lontong balap dengan rombong pikulnya yang khas.
Masalah harga tidak perlu diragukan: SANGAT MURAH ! dan pasti terjangkau oleh semua golongan ekonomi.
Maka hendaknya anda tidak mengaku arek Suroboyo bila tidak hobi makan Lontong Balap.
Jangan merasa tahu kota Surabaya bila belum pernah mampir ke Lontong balap Garuda.
6 Komentar pada “Lontong Balap, Satu Keunikan Surabaya”
Wah, terima kasih , menarik sekali informasinya. Saya jadi ingin mencoba. Saya sering makan lontong balap tapi yang di Garuda ini kok malah belum pernah mencoba ya.
Ngomong soal panganan, pokok’e gak ngalahno Soroboyo. wis tak jelajahi kabeh panganan Nusantara, Cuma siji sing dadi ngangeni yoiku LONTONG BALAP (Rice Race). Luweh-luweh dipangan pas awan awan utowo mari Sholat Isya’ wouwwww….mak nyuuuzz Rek!!!.
Koreksi Mas, Lokasine LONTONG BALAP sing bener2 Mak Nyuuz iku ono nang Jl. Patuah (ngarepe STM l Patuah) rasane nggawe ngiler Cak.
Nek kanggoku Lontong Balap Garuda sik kurang ngemplang.
Dulur dulur Kabeh sing merantau, nek awakmu kangen mangan Lontong Balap, coba en teko nang Jalan Patuah, (nggak Promosi lho…)
[...] (Sumber: http://www.bestsurabayaproperty.com/news/lontong-balap-satu-keunikan-surabaya/) [...]
Uuuh…nikmat kalau sudah berbicara makanan lontong balap asli surabaya, saya adalah salah seorang penggemar lontong balap karena rasanya tiada duanya, lidah terasa keluar air liurnya, pokoknya lontong balap mantap dong mak nyussss……
mantap.. Coy ??!
itu yg di jalan kranggan sudah enak n 1 porsi lontong balap isinya banyak banget….
ada lagi lontong balap yg di daerah gubeng tepatnya depan BNI Gubeng , jg tidak kalah enak….bedanya cuman ukuran dalam 1 porsi …..harga relatif murah banget.
Tinggalkan Komentar Anda di Sini